The Truth About The Bali Bombings Part 1-9

Semua sumber-sumber dan berita yang dapat dipercaya, dapat ditaruh disini.

Moderators: Forum Control, administrator

Postby gooddisciple » 2008 08 15, 9:06

Panzerfausted wrote:
Cheng Ho wrote: The Bali Bombers on death row, are not completely innocent I think they were set up as patsy’s to be used and from looking at all the evidence this is what I say happened that night


3) People linked to CIA – Israeli Mossad, recruited the Bali Bombers, this is their typical operational trait, recruit local Muslims train them up in the skill of bomb making and carry off an attack and let the Muslims take the fall for the Terrorist Attack. They fill these Muslims up with so much hate for the West and white non – Muslim people these Muslims can’t see they are being used. I think the Bali Bombers were responsible for the white van Bomb going off outside the Sari Club and it was used as cover for the real bomb the Micro Nuke that went off and did all the damage.

Terjemahan bebas : Orang2 yg terkait dgn CIA dan Mossad-nya Israel, merekrut para pengebom Bali, inilah kebiasaan mereka beroperasi, merekrut warga muslim lokal, melatih mereka dlm keahlian membuat bom dan melakukan serangan dan menjadikan muslim kena getahnya dari serangan teroris tsb. Mereka memenuhi para muslim ini dgn begitu banyak kebencian kepada barat dan orang2 non-muslim kulit putih. Para muslim ini tak menyadari mereka sedang dimanfaatkan. ...etc.


Persis seperti keterangan Umar Abduh di TVONE, dan sialnya ada pejabat lokal yg terlibat memelihara muslim2 radikal ini utk menjadi teroris utk kepentingan promosi jabatan mereka.

Saya rasa CIA, Mossad dan pihak2 lain yg berkepentingan memberi citra buruk kepada Islam akan dengan senang hati memelihara orang2 seperti netter abu dzaki utk menjadi tukang bom.


hohohohoho.. numpang lewat...
sy tertarik sm pemikiran umat islam yg "cinta damai" maupun orang diluar islam yg memberikan pandangannya dg mengatakan bahwa terrorisme adlh konspirasi dari pihak lain (diluar islam)...

pertanyaan sekedar lewat saja.. tidak ditanggapi pun tidak apa2..
1. seandainya benar itu adalah konspirasi, sebegitu bodohnya kah mereka yg mau diperalat? jika anda2 mengatakan pemahaman AQ mereka masih dangkal, apakah background ke-islaman mereka, dan kepada siapa mereka belajar islam itu di sanksikan??

2. jika benar adanya konspirasi, sebegitu bodohnyakah mereka, sehingga saat di perhadapkan dengan hukum, mereka masih bangga dengan tindakan mereka dan meneriakkan kalimat atas nama agama?

3. anggaplah mereka juga tidak tau siapa mastermindnya dan ini adalah konspirasi, sebegitu bodohnyakah mereka, sehingga mereka tidak memiliki rasa kemanusiaan dengan mau "di perintah" untuk mem-bom tempat2 umum di bali?

JIKA semua teori konspirasi yang di kemukakan benar adanya, kenapa negara Islam besar seperti Arab Saudi terkesan "diam" saja??
bukankah Islam menekankan kesatuan di antara umatnya di belahan bumi manapun? yang ditunjukkan melalui sholat, bahkan lebih lagi dengan kiblat yang mengarah ke ka'bah di Arab Saudi tersebut.

itu aja sih pertanyaan yg terlintas....

thx untuk perhatiannya....

hohohohohoho...
Seseorang akan cenderung menjadi serupa seperti apa atau siapa yang di sembahnya. Dan akan cenderung akan menjadi seperti ajaran yang diterimanya

remember this: YOU ARE PRECIOUS!!
User avatar
gooddisciple
Suka
Suka
 
Posts: 388
Joined: 2008 07 09, 3:48

Postby misionarisQ » 2008 08 15, 10:38

gooddisciple wrote:hohohohoho.. numpang lewat...
sy tertarik sm pemikiran umat islam yg "cinta damai" maupun orang diluar islam yg memberikan pandangannya dg mengatakan bahwa terrorisme adlh konspirasi dari pihak lain (diluar islam)...

pertanyaan sekedar lewat saja.. tidak ditanggapi pun tidak apa2..
1. seandainya benar itu adalah konspirasi, sebegitu bodohnya kah mereka yg mau diperalat? jika anda2 mengatakan pemahaman AQ mereka masih dangkal, apakah background ke-islaman mereka, dan kepada siapa mereka belajar islam itu di sanksikan??

2. jika benar adanya konspirasi, sebegitu bodohnyakah mereka, sehingga saat di perhadapkan dengan hukum, mereka masih bangga dengan tindakan mereka dan meneriakkan kalimat atas nama agama?

3. anggaplah mereka juga tidak tau siapa mastermindnya dan ini adalah konspirasi, sebegitu bodohnyakah mereka, sehingga mereka tidak memiliki rasa kemanusiaan dengan mau "di perintah" untuk mem-bom tempat2 umum di bali?

JIKA semua teori konspirasi yang di kemukakan benar adanya, kenapa negara Islam besar seperti Arab Saudi terkesan "diam" saja??
bukankah Islam menekankan kesatuan di antara umatnya di belahan bumi manapun? yang ditunjukkan melalui sholat, bahkan lebih lagi dengan kiblat yang mengarah ke ka'bah di Arab Saudi tersebut.

itu aja sih pertanyaan yg terlintas....

thx untuk perhatiannya....

hohohohohoho...


yah, mereka begitu bodohnya sebagaimana ratusan ribu, mungkin jutaan pasukan salib yang mau2nya dibodohi paus urban untuk memerangi kaum muslim, padahal apapun alasannya dalam kristen membunuh itu dosa, dengan iming iming dosa diampuni lagi

kasihan, bodoh sekali
misionarisQ
Pengen tahu
Pengen tahu
 
Posts: 115
Joined: 2008 04 17, 9:01

Postby Cheng Ho » 2008 08 15, 4:49

ho..ho..ho...Haiyaaa........ni hau ma...wo ce tau...la....

Ada sebagian kecil dari umat yang bangga mengakui atas kesalahan-nya dan yang sebahagian besar lain-nya mengatakan umat yang bersalah harus dihukum, tetapi ada sebagian besar umat yang sama sekali tidak mau mengakui kesalahan-nya dari umatnya, harus dibela seakan akan perbuatan-nya itu adalah baik dan tidak ada dosa atas invasi campur tangan ke suatu negara dan membunuh umat manusia yang tidak bersalah, koloborasi dengan misi bayangan-nya yang jinak2 Merpati tapi akal2..an ular.....KOSAMBI....Koperasi simpan dan ambil lalu kuasai....

Ho...ho...ho...dunia he...dunia he..ampun pitaji ... ampun babuji....
User avatar
Cheng Ho
Pengen tahu
Pengen tahu
 
Posts: 147
Joined: 2008 05 13, 12:45

Postby gooddisciple » 2008 08 18, 12:06

Cheng Ho wrote:ho..ho..ho...Haiyaaa........ni hau ma...wo ce tau...la....

Ada sebagian kecil dari umat yang bangga mengakui atas kesalahan-nya dan yang sebahagian besar lain-nya mengatakan umat yang bersalah harus dihukum, tetapi ada sebagian besar umat yang sama sekali tidak mau mengakui kesalahan-nya dari umatnya, harus dibela seakan akan perbuatan-nya itu adalah baik dan tidak ada dosa atas invasi campur tangan ke suatu negara dan membunuh umat manusia yang tidak bersalah, koloborasi dengan misi bayangan-nya yang jinak2 Merpati tapi akal2..an ular.....KOSAMBI....Koperasi simpan dan ambil lalu kuasai....

Ho...ho...ho...dunia he...dunia he..ampun pitaji ... ampun babuji....


hohohohoh...
ada suatu kelompok yang melakukan kekerasan atas nama agama, namun tidak semua orang yang beragama yang bersangkutan mau disebut sama seperti kelompok yang melakukan kekerasan itu.

adapula kelompok besar yang melakukan kekerasan atas nama agresi, namun, pihak lawan yg otaknya berisi bahwa perang adalah atas nama agama, mencari-cari celah untuk menyebut agresi itu atas nama agama pula...
dan pihak musuh mendapatkan celah itu...

anehnya, orang2 yang tadinya tidak mau disebut sama seperti kelompok yang melakukan kekerasan atas nama agama, namun turut juga mencemooh kelompok yang melakukan kekerasan atas nama agresi...

hohohohoho... dunia ini telah mendekati akhirnya...

thx...
Seseorang akan cenderung menjadi serupa seperti apa atau siapa yang di sembahnya. Dan akan cenderung akan menjadi seperti ajaran yang diterimanya

remember this: YOU ARE PRECIOUS!!
User avatar
gooddisciple
Suka
Suka
 
Posts: 388
Joined: 2008 07 09, 3:48

Postby gooddisciple » 2008 08 18, 12:15

misionarisQ wrote:
yah, mereka begitu bodohnya sebagaimana ratusan ribu, mungkin jutaan pasukan salib yang mau2nya dibodohi paus urban untuk memerangi kaum muslim, padahal apapun alasannya dalam kristen membunuh itu dosa, dengan iming iming dosa diampuni lagi

kasihan, bodoh sekali


jika fakta yang anda sebutkan itu benar (maaf, sejarah sy kurang bagus), maka memang pasukan salib itu bodoh... sangat bodoh....

namun kebodohan mereka tidak berlanjut sampai sekarang... paling tidak, tidak ada lagi yang mau menyebut dirinya atau ada lagi yg namanya perang salib....

hohohohoho...
thx...
Seseorang akan cenderung menjadi serupa seperti apa atau siapa yang di sembahnya. Dan akan cenderung akan menjadi seperti ajaran yang diterimanya

remember this: YOU ARE PRECIOUS!!
User avatar
gooddisciple
Suka
Suka
 
Posts: 388
Joined: 2008 07 09, 3:48

Postby Bomber_plane » 2008 08 18, 12:24


namun kebodohan mereka tidak berlanjut sampai sekarang... paling tidak, tidak ada lagi yang mau menyebut dirinya atau ada lagi yg namanya perang salib....

hohohohoho...
thx...
[/quote]

wahh anda setali tiga uang dengan si spidey rupanya, terbuai dengan ajaran kasih yang palsu.

1. Bush: "God told me to invade Iraq "
2. Bush :tanggal 16 September 2001: "Dan bangsa Amerika memahami perang Salib ini"
3. Bush :"Kita tidak punya kawan yang lebih baik dari Kanada, yang berpihak kepada kita pada Perang Salib ini"


nih kalo masih kurang :

Jonathan Spinks Evangelistic Association: Upcoming crusade in Iraq
Military Crusade in Iraq

Jonathan Spinks Evangelistic Association web site, August 8, 2007

The web site says: "On the most dangerous soil in our world, we’re taking a team of performers, professional athletes, and evangelists on a mission that will be both entertaining, as well as lend tremendous solitude to our men and women stationed in this war torn country of Iraq. We are most excited about this crusade and yes we are willing to go to the front lines with a very encouraging word straight from God, to our troops. We feel the forces of heaven have encouraged us to perform multiple crusades that will sweep through this war torn region."

http://www.jewsonfirst.org/07c/christia ... sy_ig.html


---------------------------

untuk lebih lengkapnya masuk link ini aja :



http://faithfreedom.getforum.org/f ... c&start=30

sangat pantas jika selama ini tentara salibis dibantai di timur tengah, karena telah kurang ajar menginjak-injak tanah muslim disana. :evil:
“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al masih putera Maryam, padahal mereka Hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. At Taubah [9]: 31)
User avatar
Bomber_plane
Ketagihan
Ketagihan
 
Posts: 1834
Joined: 2008 05 08, 6:59

Postby Panzerfausted » 2008 08 19, 8:34

@bomber

itulah penyakit kristen2 di indonesia, bagai katak dlm tempurung. Teman kantor gw yg protestan pun gak tahu menahu bahwa di israel, misalnya, gereja itu ada yg di serang oleh org2 yahudi, PB dibakari, dll.

yg ada dlm pikiran mereka, muslim di indonesia itu teroris semua. Titik.
Panzerfausted
Jatuh Cinta
Jatuh Cinta
 
Posts: 1450
Joined: 2007 11 12, 8:51

Postby Bomber_plane » 2008 08 19, 10:32

Panzerfausted wrote:@bomber

itulah penyakit kristen2 di indonesia, bagai katak dlm tempurung. Teman kantor gw yg protestan pun gak tahu menahu bahwa di israel, misalnya, gereja itu ada yg di serang oleh org2 yahudi, PB dibakari, dll.

yg ada dlm pikiran mereka, muslim di indonesia itu teroris semua. Titik.



iya bro, sama temen gw juga tuh lucu. bela-belain Israel, dia bilang negara kecil tapi hebat. lah dia ga tau kalo yahudi bencinya setengah mampus ama yesus beserta pengikut-pengikut salibnya. ironis...

coba deh kalo seandainya di indonesia mayoritas yahudi bukannya muslim, gw jamin dah kristen bakal digencet abis-abisan.
“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al masih putera Maryam, padahal mereka Hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. At Taubah [9]: 31)
User avatar
Bomber_plane
Ketagihan
Ketagihan
 
Posts: 1834
Joined: 2008 05 08, 6:59

Postby abu dzaki » 2008 08 23, 4:46

mohon maaf sebelumnya, lama tak menampakkan batang hidung dan mohon maaf pula atas ke-belum-mampu-an saya memenuhi apa yang saya janjikan dalam postingan terakhir saya.

postingan kali ini, sekedar untuk memberi tanda bahwa saya masih "alive n kicking"!
abu dzaki
Mengenal
Mengenal
 
Posts: 45
Joined: 2007 11 30, 2:57

Postby caraka » 2008 08 23, 4:55

wesss....KRESTEN pokoknye..Yaa Gituh deeeeeh..... :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:
Mat. 21:31 (Ternyata Perempuan Sundal dan pemungut cukai penghuninya?)
Kata-kata Mutiara:
(subhanallah..anak ini..mulut/tangan nya kotor sekali..apa begitu gurumu ngajarin beragama???..bung admin..anak rusak dan kotor ahlaknya begini kok dijadiin moderator!!.apa gak salah ??? ini forum ******** lho mas admin)
User avatar
caraka
Maniak
Maniak
 
Posts: 3637
Joined: 2008 01 03, 9:54

inti

Postby abu dzaki » 2008 08 25, 4:31

berikut adalah point inti dari tulisan syaikh ali ghufron aka mukhlas:



9. Operasi Bom Bali bagian daripada Jihad
A. Menanggapi reaksi masyarakat terhadap operasi bom Bali
Barangkali banyak pihak yang mencela, mencemooh dan menanggapi dengan rasa sinis jika disebut Jihad Bom Bali atau Bom Bali bagian dari Jihad. Tetapi bagi kami hal semisal ini dan sikap seperti ini tidak aneh dan tidak mengherankan, sebab sudah menjadi Sunnatullah bahwa orang yang menceburkan diri dalam kancah dan arena jihad pasti dicemooh dan dicela.
Allah  berfirman (QS Al-Maidah (5) : 54)

Artinya : lihat terjemahan
Kandungan ayat tersebut antara lain : Jika orang-orang beriman sudah pada murtad dari agama Islam, Allah  akan mendatangkan kaum baru sebagai ganti mereka. Kaum baru tersebut mempunyai beberapa sifat yaitu :
1. Allah mencintai mereka
2. Mereka mencintai Allah
3. Bersikap lemah lembut terhadap orang beriman
4. Bersikap keras terhadap orang kafir
5. Berjihad di jalan Allah
6. Tidak takut celaan orang yang suka mencela-cela
1 Apabila yang mencela dan mencemooh dari pihak non muslim, mungkin semua orang bisa memahami dan menerima karena mereka kafir, tidak memahami apa itu jihad ? Jadi tidak ada masalah bagi kita sebagai muslim meskipun masih ada juga orang Islam yang menjadikan masalah karena dalam mereka beramal selalunya menjadikan suku dan relanya sebagai pertimbangan
2. Jika yang mencemooh dan mencela dari kalangan kaum muslimin tetapi yang mengikuti aliran thoriqot ataupun sufi. Bagi kami tidak heran sama sekali karena agama mereka tidak ada jihad yang berarti perang, kalaupun ada itu hanya sebuah ilustrasi dan khayalan tidak pernah dalam praktek nyata. Jihad yang mereka besar-besaran adalah jihad melawan hawa nafsu.
Jangankan seperti Bom Bali yang memerlukan kajian lebih dan serius. Seluruh jihad yang terjadi dimana-mana yang jelas dan gamblang bahwa itu adalah jihad, semua orang faham baik yang muslim maupun non muslim, yang terpelajar maupun yang preman, itupun mereka cemooh dan cela serta mereka mengatakan bahwa itu adalah bukan jihad.
Sebagai contoh jihad Afghanistan melawan kafir Rusia, bagaimana tanggapan golongan sufi jama’ah tabligh -kecuali yang dirahmati Allah- ada juga segolongan pemuda yang pernah ikut jama’ah tabligh yang langsung ikut terjun perang di Afghanistan bolehlah menjadi mujahid-mujahid yang handal yang dipimpin oleh Kholid Zuber r.h mereka banyak yang syahid termasuk Khalib Zuber r.h sendiri, katanya itu bukan jihad karena disebelah pihak Rusia ada juga yang muslim. (Ini pengalaman saya sendiri).
Memang betul dipihak komunis Rusia ada yang muslim, tetapi apakah dengan keberadaan satu atau dua atau banyak orang muslim menghalangi kita untuk berjihad ? Bukankah ketika perang Badar yang langsung dipimpin oleh Rasulullah j dalam barisan musuh yang dipimpin oleh Abu Jahal pun terdapat terdapat orang-orang Islam. Apakah dengan situasi dan keadaan ini Rasulullah j manusia yang paling a’lim yang pernah hidup dimuka bumi menghentikan perangnya ? Tidak dan sekali-sekali tidak bahkan akhirnya orang-orang Islam tadi akhirnya terkena sasaran senjata-senjata mujahidin (lihat QS An-Nisa’ (4) : 97).
Contoh lain (Ini juga pengalaman saya sendir)
Tentang jihad “Ambon”, saya pernah bertemu dengan rombongan orang-orang sufi dari Ambon, salah seorang diantara mereka kalau tidak salah yang dituakan dari kalangan mereka. Dia mengatakan kepada saya bahwa peperangan di Ambon bukan jihad, sebab yang berperang dari kalangan muslimin bukan orang-orang yang sholih bahkan komandannya terdiri dari bekas-bekas preman. Begitulah kurang lebih apa yang disampaikan kepada saya. Waktu itu saya tidak banyak komentar kepadanya, tetapi hanya kembali bertanya kepadanya : Kenapa yang berperang bukan orang-orang sholeh bahkan yang menjadi komandan bekas preman ? Ketika itu antum dan rombongan antum dimana dan kemana ? Kenap tidak antum yang menjadi komandan, apakah ketika itu antum sibuk menghitung tasbih saja ? Sedangkan kaum muslimin sudah dibantai......
Kalaulah misalnya betul bahwa yang melibatkan jihad bukan orang-orang sholeh bahkan komandannya bekas preman.....Apakah dengan keadaan seperti ini jihad berhenti, tidak. Dalam aqidahsalaf ahli sunnah waljama’ah menyatakan bahwa “Jihad tetap berlangsung hingga hari kiamat, baik yang memimpin itu orang baik baik maupun fajir (Jahat)”.
Contoh lain :
Ada pendaftaran rombongan dari orang-orang sufi dari berbagai negara ke kota-kota, kampung-kampung, desa-desa di Indonesia dengan tujuan berdakwah. Ada diantara mereka yang datang dari negara-negara yang disitu sedang ada jihad melawan musuh-musuh kafir seperti : Palestin, Kashmir dansebagainya. Ketika mereka sedang berdakwah mengajak orang untuk sholat dan sebaigainya, ditanya anda berasal dari mana ? Jawabannya saya dari Palestin. Ada juga yang menjawab saya dari Kashmir dan sebagainya. Kemudian dikatakan kepadanya “Bukankah saudara-saudara kita disana sedang berjihad menghadapi serangan orang-orang kafir Yahudi laknatullah yang mencerabah bumi kaum muslimin ? Demikian juga yang dari Kashmir, maka jawaban mereka tenang saja katanya, itu bukan jihad”. Sedangkan menurut hukum syar’i “Fardlu a’in hukumnya mempertahankan bumi kaum muslimin bagi seluruh penduduk termasuk yang wanita”.
Beginilah sikap orang-orang sufi terhadap jihad dan hal ini bukan hal baru mereka telah mewarisinya dari datuk dan nenk moyang mereka dahulu sewaktu negeri-negeri kaum muslimin seperti Irak dan sekitarnya di serang oleh tentara kafir dari Mongol, maka terjunlah ulama-ulama sunnah untuk memimpin perang sedangkan orang-orang sufi sibuk menghitung tashbih di masjid Damsyik dan lain-lain.
Ada sebagian diantara mereka yang mempunyai prinsip yang nyeleneh, kalau di akal-akalkan nampak bisaditerima tetapi jika ditinjau dari kacamata syari’at benar-benar sesat lagi menyesatkan.
Ada diantara mereka yang mengatakan kepada sayaa sebagai berikut :
“Manhaj kami lebih afdhal daripada manhaj antum, kami berusaha untuk memasukkan seluruh manusia termasuk yang masih kafir ke dalam syurga dengan dakwah kami, sedangkan antum berusaha untuk memasukkan mereka ke dalam neraka dengan jihad antum”.
Begitu saya mendengar ucapan tersebut seolah-olah diri saya tersihir, tetapi Alhamdulillah Allah  menyadarkan saya, lantas saya katakan kepadanya, “Kalau begitu antum dan jama’ah antum berarti lebih afdhal daripada Nabi Muhammad j”, dia tidak berani menjawab ? ya atau tidak. Tetapi malah kembali bertanya kepada saya. Kenapa ? Katanya, saya katakan kepadanya, sebab kalau Nabi Muahammad j punya prinsip seperti antum, tentu tidak ada perang Badar, Uhud dan lain sebagainya. Beliau selama 10 tahun di Madinah 77 kali menjalankan operasi perang, bahkan pernah menghukum mati dengan memenggal tengkuk orang-orang Yahudi Bani Quraidhah sebanyak  700 orang di pasar kota Madinah karena mereka menghiyanati perjanjian yaitu ikut bersekutu dengan kafir Quraisy dalam perang Ahzab.
Kenapa Rasulullah j hantarkan mereka ke neraka ! Kalaulah prinsip Rasulullah j seperti hawa nafsu dan pikiran anda, mestinya disimpan dulu dalam sehingga mereka masuk Islam - والله أءلم -
3. Jika yang bersikap sinis dan mencela itu dari kelompok rasionalis dan sekuler yang mendapat didikan di barat, maka kami tidak heran karena agama dan faham yang mereka ikuti adalah agama yang mendapatkan restu dari boss dan tuannya. Boss mereka tidak merestui jihad yang berarti perang atau kekerasan. Mereka bukan mencela bom Bali saja akan tetapi seluruh perjalanan perjuangan jihad dalam sejarah Islampun mereka tidak suka. Oleh karena itu kononnya mereka hendak menegakkan dan memperjuangkan Islam diluar cara Madinah yang pernah ditegakkan oleh Rasulullah j.
Jika yang mencela dan bersikap sinis tersebut orang-orang yang memiliki jalan perjuangannya dengan demokrasi “itupun kami dapat memaklumi karena mereka telah terbuai oleh fatamorgana demokrasi (kemenangan tampak dekat dihadapan mata, namun semakin didekati semakin menjauh, semakin dikejar semakin menjauh lagi kemenangan yang diimpikan, energipun habis, umurpun semakin tua, pahala belum tentu didapatkan). Mereka hendak memperjuangkan Islam dengan cara aman, damai, nyaman dan tenteram, tanpa mengorbankan darah dan nyawa”.
4. Jika yang bersikap sinis dan mencela itu kelompok yang mengaku salafi (Kelompok yang mendasarkan pemahaman Islamnya terutama masalah aqidah khususnya tauhid asma’ wa sifat kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah mengikuti fahaman ulama salaf, yang dinukil dari penjelasan-penjelasan ulama-ulama tertentu yang dipandang salaf dan tsiqqah (boleh dipercaya) antara lain seperti : Ibnu Taimiyah r.h, Ibnul Qayyim r.h, Mohammad bin Abdul Wahab r.h, Abdul Aziz bin Baz r.h, Mohammad Sholih Utsaimin r.h, Nashiruddin Al-Bani r.h, Muqbil Al-Wadi’u r.h dan lain sebagainya). Kamipun dapat memaklumi karena ada diantara sempalan salafi yang berpandangan bahwa untuk masa sekarang ini belum marhalanya untuk berjihad. Sekarang ini marhalanya adalah “Tarbiyah dan Tashfiyah” (Pendidikan dan Penjernihan).
Maksudnya, mendidik kaum muslimin agar memahami Islam yang benar sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan membersihkan mereka dari segala bentuk syirik, bid’ah, takhayyul dan khurafat.
Menurut fahaman mereka, jika kaum muslimin telah tertarbiyah da tertashfiyah, maka dengan sendirinya akan berubah keadaan yang sekarang ini. Dalilnya (QS Ar-Ra’d (13) : 11), artinya : Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah yang ada pad diri mereka sendiri.
Oleh karena itu katanya yang penting sekarang ini at-tarbiyah dan at-tashfiyah, dan ada yang lebih ifratt lagi pendapatnya, katanya kewajiban jihad dan i’dad dan sebagainya adalah bukan untuk setiap orang, tetapi untuk mereka yang imannya mendekati imam sahabat dan lain sebagainya. (lihat Al-Jihad Wal Ijtihad -Umar Mohammad Umar-).
Komentar
1. Sejak terjadinya perang Teluk, salafi yang diikuti oleh para pemuka dibagi menjadi dua
a. Salafi Jihadi (beraqidah salaf dan melibatkan diri dalam berjihad)
b. Salafi Sufi (beraqidah salaf tunggu marhalanya yaitu dengan tertarbiyahnya kaum muslimin dan tertashfiyahnya mereka).
2. Marhala tarbiyah dan tashfiyah yang berhubungan dengan kewajiban jihad jelas merupakan bid’ah, sebab Rosulullah SAW tidak pernah mengkhususkan bahwa jihad itu kewajibannya khusus untuk orang-orang sudah tertarbiyah,tertashfiyah atau sudah tinggi imannya.,dsb,bahkan praktek jihad rosulullah SAW tidak demikian: Sebagai contoh : bisa dirujuk dalam hadist shoheh: Ada seseorang yang hendak masuk islam ketika rosulullah SAW sedangb memimpin para sahabat r.a berjalan menuju medan perang (badar/uhud), orang tersebut bertanya kepada Beliau, saya masuk islam dulu atau perang ? Beliau menjawab masuk islam dulu,maka beliau pun mem ba’atnya untuk islam. Setelah itun dipersilahkan untuk ikut perang(bukan disuruh pergi ke si fulan kah, ma’had kah untuk ditarbiyah), maka dengan takdir allah orang baru masuk islam tersebut, gugur di medan perang, apa sabda Nabi SAW :


Maksudnya :lelaki ini amalannya baru sedikit tetapi diberi ganjaran yang banyak.
Conyoh-contoh lain masih banyak lagi, dalam operasi fathu makkah dari jumlah 10000 pasukan apakah sudah seluruhnya terdidik dengan sebaik-baiknya, kemudian tidak beberapa lama setelah fathu mekkah ada perang Hunain, jumlah pasukan yang terhimpun menjadi kira-kira 12000,termasukorang-orang mekah yang baru masuk islam.Keadaan iman para sahabat pada saat itu(bukan semuanya) Sebagaimana yang digambarkan dalam sebuah hadistyang masyur sekali bagi setiap orang yang mengaku salafi yaitu dalam kitab tauhid-oleh :imam muhanmmad bin abdul wahab pada bab:

Orang yang mengambil berkah dengan pohon,batu dan sebagainya
-silahkan tulis hadistnya-
Dalam hadist ini terdapat kenyataan, sbb:

Maksudnya: Abu Waqid Atlaitsi berkata :kami keluar (berperang)bersama Rosulullah Saw ke HUNAIN, dan ketika itu kami baru saja meninggalkan kekufuran(baru saja masuk islam.(HR At-Tirmizi)
Diantara kandungan hadist :mereka meminta kepada rosulullah SAW supaya dibuatkan “dzatu arwath”seperti yang dimiliki oleh kaum musyrikin.
Dzatu anwath :pohon yang dikeramatkan untuk menggantungkan dan meletakkan senjata.
Demikianlah keadaan pasukkan Rosulullah SAW yang diberangkatkan ke medan perang”ada yang belum”tertasyfiyah” aqidahnya , apakah kita berangan-angan untuk menjadi orang yang lebih hebat daripada Rosulullah SAW?

3. Diantara syubuhat yang terdappa dalam mashalah AT-Tarbiyah dan At-Tashfiyah adalah seolah-olah menjadikan jihad itu sebaga satu ibadah yang berlainan dengan ibadah-ibadah yang lain Seperti : Shalat,puasa, zakat,haji,dzikir,dsb.
Dengan kata lain jihad dijadikan sebagai target,sedangkan yang lain-lainnya sebagai wasilah atau sarana. Jadi seseorang ditarbiyah agar aqidahnya, solatnya, zakatnya, puasanya, akhlaqnya, dan lain-lainnya baik,jika sudah baik baru diberangkatkan untuk BERJIHAD bahwa padahal sebenarnya yang benar jihad juga termasuk sarana untuk mentarbiyah dan mentashfiyah seseorang. Sebagaimana yang dilakukan oleh Rosulullah SAW. Sedangkan targetnya adalah : menghambakan diri kepada Allah SWT saja, bukan kepada yang lain. Jadi untuk mentarbiyah dan mentahfiyah kaum muslimin juga perlu jihad , jika tidak, dikhawatirkan tarbiyah dan tashfiyah ktidak sempurna karna tidak mengikuti sunnah.
4. Menurut pendapat saya –waullahhu a’lam- salafi sufi ini tidak memandang masalah “jihad”, kalau thorigot sufi enggan berjihad (berperang) karna terkena syubuhat bahwa ada jihad yang lebih afdhol dan lebih besar pahalanya dengan angkag-angkany dan goyang kaki dirumah saja sudah memperolehi pahala besar, sedangkan kalau pergi ke medan perang sudai capai, takut, perlu biaya,pelu senjata,tinggalkan istri, anak, dst.pahalanya kecil.Dengan demikian pilih jihad nafsu saja. Sedangkan syubhat salafi sufi enggan berjihad pada masa kini karna perlu mendidik, mentarbiyah, dan mentashfiyah kaum muslimin apabila sudah baik betul aqidahnya, sholatnya, dan lain sebagainya bebas dari segala syirik, bid’ah,dsb baru kita ajak berjihad. Hal ini menurut saya tidak setuju adanya program At-Tarbiyah Wat tashfiyah, justru perlu ditingkatkan terus dengan catatan jangan dipisahkan dengan jihad,boleh dipisahkan dalam prakter amali tetapi dalam pemahaman tidak boleh dipisahkan.
5. Ada juga diantara salafi yang berpendapat bahwa kewajiban jihad itu bukan selkarang tetapi jika amirulmu’minin atau kholifah sudah wujud.
Menurut saya pendapat bisa diterima jika bentuk jihadnya jihad Hujumi (ekspansi perluasan daerah), sebab mustahil mau mem[perluas daerah jika negara dan amirul mu’mini atau khalifahnya tidak ada. Tetapi jika bentuk jihadnya Difa’i(pertahanan) atau Dafus shoil (mempertahankan bumi kaum muslim yang dicerobahi oleh musuh). Maka jelas syarat tersebut salah, batil, dan tidak masuk akal . Bagaimana kita menunggu amirur mu’minin sedangkan oraang-orang islm sudah dipenggali lehernya, wanita-wanita telah di perkosa dan anak-anak sudah disiksa hidup-hidup,dsb.
Ahlul ilmu termasuk Ibnu Qadamah ra menyatakan bahwa kewajiban jihhad terus berlangsung walaupun tidak ada amir.
Jika yang kurang sulka dan mencela sebagian dari orang-orang yang mempunyai prinsip “Marhalatuna manhalatut Tarbiyah” (tahapan kami adalah tahapan tarbiyah), kami pun dapat memahami apalagi berubah, sudah sampai medan jihad pun ragu-raguuntuk berperang disebabkan tugas dia datang ke medan perang hanya untuk mentarbiyah anak-anak mujahidin bukan untuk perang, karena masahlahnya baru sampai terbiyah.
Memang seribu satu alasan orang-orang yang enggan berjihad pada masa kini antara lain :
1. tidak mau mengorbankan darah-darah kaum muslimin sia-sia, jika berjihad nanti benyak yang mati, sedangkan belum tentu diperoleh hasilnya.**




** dari konteks tulisan, semestinya masih ada lagi tulisan lainnya. namun, hanya tulisan-tulisan di ataslah yang ada pada saya.



selanjutnya, sebagaimana yang saya utarakan, akan kita coba diskusikan lebih lanjut isu ini.

jujur, banyaknya pertanyaan dan komentar yang menyelingi postingan2 saya tentang tulisan syaikh ali ghufron sedikit banyak membuat saya bingung. bingung karena harus memilih antara melayani diskusi terlebih dahulu atau merampungkan postingan. maka kemudian, saya pun memilih untuk memposting semua dahulu tulisan dari beliau hafidzohullah. beberapa dari pertanyaan2 yang menyelingi tersebut mungkin sebagiannya sudah terjawab, maka untuk pertanyaan semacam ini hanya akan saya tunjukkan letak jawabannya pada tulisan syaikh ali ghufron.

semoga Allah menunjuki kita jalan yang lurus dan menggerakkan hati kita untuk mengikutinya. amin...
abu dzaki
Mengenal
Mengenal
 
Posts: 45
Joined: 2007 11 30, 2:57

Postby id amor » 2008 08 25, 5:07

abu dzaki
selanjutnya, sebagaimana yang saya utarakan, akan kita coba diskusikan lebih lanjut isu ini.

jujur, banyaknya pertanyaan dan komentar yang menyelingi postingan2 saya tentang tulisan syaikh ali ghufron sedikit banyak membuat saya bingung. bingung karena harus memilih antara melayani diskusi terlebih dahulu atau merampungkan postingan. maka kemudian, saya pun memilih untuk memposting semua dahulu tulisan dari beliau hafidzohullah. beberapa dari pertanyaan2 yang menyelingi tersebut mungkin sebagiannya sudah terjawab, maka untuk pertanyaan semacam ini hanya akan saya tunjukkan letak jawabannya pada tulisan syaikh ali ghufron.

semoga Allah menunjuki kita jalan yang lurus dan menggerakkan hati kita untuk mengikutinya. amin...


jadi abu dzaki kini sudah siap mendiskusikannya yach?

ok .. amor akan merespon

1.untuk menentukan pilihan merespon dan melanjutkan tulisan al gufron ,anda bingungnya sampai lama sekali yach?

2. tunjukan jawaban tulisan ali gufron atas perntanyaan amor!
kalau artikel tersebut sudah menjawab,kalau belum bagaimana jawaban anda?


itu dahulu saja dari amor..

wassalam

Id amor
Saatnya mengarsipkan :

BERITA KAJIAN DAN TANTANGAN

FREE DOWNLOAD EBOOK,MP3 AND SOFTWARE ISLAMIC

VIDEO DAN ARTIKEL KISAH PARA MUALAF


[9:32] Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.
id amor
Ketagihan
Ketagihan
 
Posts: 2552
Joined: 2007 12 21, 11:39



Previous

Return to Resource Centre

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests

cron